#Khilafah Wajib Menerapkan Al-Qur’an dan As-Sunnah

muktamar-khilafah

01. Allah berfirman يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الأمْرِ مِنْكُمْ | QS 4:59

02. terjemahannya | “Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu”
03. perhatikan frasa “taatilah Allah, taatilah Rasul, dan ulil amri” | bukan berbunyi “taatilah Allah, taatilah Rasul, taatilah ulil amri”
04. banyak ahli tafsir berpendapat maksud frasa itu ialah | bahwa ketaatan pada Allah dan Rasul itu mutlak | sedang pada ulil amri bersyarat
05. bersesuaian dengan asbabun nuzul QS 4:59 ini | yaitu tentang Abdullah bin Hudzafah yang diangkat Rasul jadi pimpinan pasukan
06. ada amal pasukan yang membuat Abdullah marah | ia meminta mereka mengumpulkan kayu untuk dibakar | lalu minta pasukannya terjun ke api
07. pasukannya Abdullah lalu lari menuju Rasulullah lalu mengadukan perihal ini | mendengar hal ini Rasulullah bersabda,
08. “bila saja kalian terjun ke api itu, kalian takkan keluar selamanya!” | beliau lanjutkan “taat itu hanya dalam hal ma’ruf” (HR Bukhari)
09. maka menjadi kesimpulan bagi kita bahwa ketaatan itu | hanya dalam hal-hal yang ma’ruf (sesuai Al-Qur’an dan As-Sunnah)
10. dari ayat ini kita ketahui | PEMIMPIN yang AMANAH adalah yang menaati Allah dan Rasul-Nya | PEMIMPIN inilah yang wajib ditaati
11. sedangkan ayat selanjutnya menjelaskan KEPEMIMPINAN | فَإِنْ تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّهِ وَالرَّسُولِ
12. artinya | jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al-Qur’an) dan Rasul (As-Sunnah) (QS 4:59)
13. maka PEMIMPIN yang AMANAH ialah yang menaati Allah dan Rasulullah | sedang KEPEMIMPINAN yang AMANAH berdasar Al-Qur’an dan As-Sunnah
14. ayat selanjutnya berbunyi | إِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ | ini adalah ancaman dari Allah
15. artinya | “jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian” (QS 4:59)
16. Ibnu Katsir menafsirkan | orang (pemimpin) yang tidak berhukum pada Al-Qur’an As-Sunnah, dia tidak beriman pada Allah dan hari akhir
17. maka penting kita punya PEMIMPIN yang AMANAH | yang beriman pada Allah dan hari akhir | yaitu yang mau terap Al-Qur’an dan As-Sunnah
18. dan sistem KEPEMIMPINAN yang memang menjadikan Al-Qur’an dan As-Sunnah sebagai satu-satunya pemutus perkara | sistem inilah #Khilafah
19. dari tafsir Jalalain atas ayat ini QS 4:59 | kita dapatkan sebuah kesimpulan kita pada bahasan KEPEMIMPINAN dan PEMIMPIN
20. “ayat ini menunjukkan kewajiban yang sangat besar bagi kaum Muslim untuk memiliki PEMIMPIN dan KEPEMIMPINAN..”
21. “..yang dengannya bisa diterapkan amanah hukum Allah dengan adil, dan menjadi penjamin atas dipakainya Al-Qur’an dan As-Sunnah”
22. maka ingat pada diri kita terdapat 2 kewajiban | bukan hanya PEMIMPIN amanah | tapi juga KEPEMIMPINAN amanah | #Khilafah

 


Ustadz Felix Siauw
Follow @felixsiauw