Berhijab Dengan Syari

jilbab tanpa punuk onta

01. ceritanya, barusan bareng keluarga belanja di mal | dari sana, ada yang sangat penting perlu saya bagikan malam ini
02. tentang Muslimah, tentang hijab | yang sekarang bergeser makna, dari ketaatan menjadi sekedar trend tanpa nilai syar’i
03. makin hari makin terasa | hijab hanya dimaknai sekedar busana ikutan | memakai karena Muslimah lain lazim memakainya
04. tentu saja | apapun niat kenakan hijab | tetap seorang Muslimah harus dihargai dalam usaha pendekatannya terhadap Allah, usaha taatnya

05. dalam ikhlas ada pembiasaan, dalam taat ada latihan | dan semua usaha pendekatan pada Allah walau belum sempurna layak diapresiasi
06. maka pada Muslimah yang telah mengenakan hijab | tentu hamdalah kita ucapkan dan kita doakan agar istiqamah
07. namun tentu apresiasi terhadap Muslimah yang kenakan hijab, tidak menghalangi nasihat padanya | tentu menyempurnakan hijab lebih utama
08. mengenai hijab, ia adalah penutup aurat Muslimah | sederhananya terdiri dari 2 lembar pakaian | jilbab di badan dan kerudung di kepala
09. adapun jilbab dan kerudung | telah kami bagikan sedikit dari pembahasannya | bisa diulang baca di >> chirpstory.com/li/6487
10. kerudung, telah jelas dibahas Al-Qur’an di QS 24:31 | bahwa ia harus terulur sampai batas dada, bukan hanya pembungkus kepala
11. kerudung bukan pengganti rambut | yang harus diolah sedemikian rupa hingga jadi hiasan baru | pusat perhatian lelaki
12. kerudung bukan kain yang diulurkan ke punggung | dan malah menampakkan dada, dengan alasan menampakkan motif baju di bagian dada
13. kerudung bukan perhiasan, ia penutup perhiasan | wajib diulurkan hingga batas dada sebagaimana pinta Rasulullah
14. kami juga heran dengan zaman ini | untuk apa ada tambahan kerudung hingga kerudung menyerupai sanggul? | menyerupai punuk unta?
15. nyata-nyata Rasulullah pesankan kehati-hatian terhadap gumpalan rambut atau bukan rambut yang membentuk punuk unta di kepala
16. mengenai punuk unta, ketidakbolehannya dan larangannya | boleh sekali lagi dibaca ulang di >> chirpstory.com/li/7525
17. jujur, ngeri melihat kepala Muslimah jadi membesar seperti itu | lebih ngeri lagi karena Rasulullah justru melarang model punuk unta
18. hijab itu berarti kesederhanaan, melindungi keindahan | lebih sederhana lebih baik, kepala tanpa tambahan, apa adanya, pure
19. bila rambut dirasa panjang, maka lebarkan kerudung, atau gerai kebawah | bila perlu bolehlah dipotong seperlunya
20. pasti ada jalan untuk tampil syar’i tanpa model punuk unta | dan kerudung terulur panjang hingga menutupi batas dada
21. mengenai jilbab, ia mesti longgar, dan tidak transparan | terulur menutupi seluruh tubuh Muslimah, sebagaimana lazimnya jubah
22. bila jilbab berpotongan, ada ulama yang membolehkan | walau lazimnya dikenal jilbab adalah baju terusan yang tak berpotongan
23. jangan lupakan pula kaos kaki | kaki wanita termasuk aurat | sempurnakan menutup aurat dengan kaos kaki
24. sederhana-lah dalam berhijab, ketaatan yang mencapai Allah, bukan gegaya dan mode | jangan merumitkan, jangan menyusahkan diri
25. sederhanalah menampilkan diri dan penuhi syarat syariat | jangan demi mengejar mode, malah meninggalkan syarat syariat
26. selalu ingat, bahwa hijab adalah usaha agar diperhatikan Allah | bukan agar diperhatikan manusia
27. nasihat ini bukan karena benci namun peduli | bukan sindiran namun perhatian
28. amanah ilmu adalah disampaikan | walau sungkan harus kami lakukan
29. jadi bila manfaat, maka itu keutamaan ilmu yang Allah turunkan dalam Al-Qur’an | bila salah tentu itu manusia punya kelemahan
30. tentu dalam doa, selalu kami panjatkan | agar setiap Muslimah yang berjalan menuju ketaatan, dimudahkan menyempurnakannya


Ustadz Felix Siauw
Follow @felixsiauw

 

Ilustrasi: Berbagai sumber